ISO 9000
Kualitas
secara global sangat penting sehingga dunia bersatu menciptakan kualitas, ISO
9000. ISO 9000 adalah kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM).
ISO 9000 yang dirumuskan oleh TC 176 ISO,
yaitu organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO
9000 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization Technical Committee (ISO/TC)
176. ISO/TC inilah yang bertanggungjawab untuk standar-standar sistem
manajemen mutu. ISO/TC 176 menetapkan siklus peninjauan ulang setiap lima
tahun, guna menjamin bahwa standar-standar ISO 9000 akan menjadi up to
date dan relevan untuk organisasi.
Sertifikasi ISO 9000
Untuk memiliki sertifikat ISO 9000, suatu organisasi harus
melalui proses selama 9 hingga 18 bulan yang mencakup dokumentasi prosedur
kualitas, penilaian lapangan, dan serangkaian audit yang terus berjalan
terhadap produk atau jasa yang dihasilkannya.
Manfaat ISO 9000:
1. Aspek
Konsistensi Pelaksanaan dan Pengawasan
1. Memberikan
pendekatan praktik yang sistematis untuk manajemen mutu.
2. Memastikan
konsistensi untuk memelihara mutu produk/jasa.
3. Menetapkan
kerangka kerja untuk proses peningkatan mutu lebih lanjut dengan membakukan
proses guna memastikan konsistensi dan mampu menelusuri serta meningkatkan
hubungan antar fungsi yang mempengaruhi mutu
4. Aspek
Pengendalian Pencegahan:
1. Menentukan
secara jelas tanggung jawab dan wewenang dari personel kunci yang mempengaruhi
mutu
2. Mendokumentasikan
prosedur secara baik dalam menjalankan operasi dan proses bisnis penyedia jasa
atau pabrik/industri
3. Menerapkan
sistem dokumentasi yang efektif melalui mekanisme audit mutu internal dan
tinjauan manajemen yang berkelanjutan
4. Aspek
Pertumbuhan dan Pengembangan
1. Sebagai
sarana pemasaran
2. Dapat
meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen/pelanggan
3. Dapat
meningkatkan citra dan daya saing perusahaan
4. Dapat
meningkatkan produktifitas mutu jasa/produk
5. Dapat
memberikan pelatihan yang sistematik kepada staf melalui prosedur dan instruksi
yang baik
6. Mengantisipasi
tuntutan konsumen atas mutu produk dan tingkat persaingan bersama
7. Sebagai
dasar/pondasi yang mantap untuk pengembangan mutu selanjutnya menuju manajemen
mutu terpadu
0 komentar:
Posting Komentar