1. Lembar
periksa
adalah suatu formulir yang dirancang untuk mencatat data.
Karakteristik
· Data dapat dicatat dengan mudah
· Data dapat dipahami dengan mudah
· Mencegah terjadinya data hilang (missing data)
· Dapat menentukan sumber persoalan
· Memungkinkan pemecahan persoalan dengan cepat
· Dipakai untuk memeriksa beberapa item secara bersamaan
· Memungkinkan pengklasifikasian/penstrataan data
2. Diagram
tebar, menunjukkan hubungan antara dua pengukuran.
Langkah-langkah
pembuatan Diagram Tebar
1. Langkah
1: Kumpulkan data dan masukkan dalam table
2. Langkah
2: Gambarkan sumbu tegak dan sumbu datar beserta skala dan keterangannya
3. Langkah
3: Gambarkan titik-titik koordinat data tersebut
3. Diagram
sebab-akibat (diagram Ishikawa/diagram tulang ikan).
adalah sebuah teknik skematik
yang digunakan untuk mengetahu letak-letak masalah kualitas yang mungkin.
Manfaat:
1. Mengorganisasikan
dan menghubungkan faktor-faktor
2. Sebagai
sarana untuk urun pendapat (brainstorming)
3. Melibatkan
setiap orang yang terkait
Kekurangan:
1. sangat
kompleks
2. Memerlukan
dedikasi dan kesabaran
3. Bisa
jadi sulit dalam memfasilitasinya
4. Diagram
pareto, adalah sebuah metode untuk metode untuk mengelola kesalahan, masalah,
atau cacat guna membantu memusatkan perhatian untuk upaya penyelesaian
masalahnya. Prosedur:
· Tetapkan klasifikasi data
· Tentukan kerangka waktu
· Kumpulkan data
· Rangking penyebab-penyebab (causes)
· Bangun Tabel
· Gambarkan Histogram
3. Diagram
alir (flow chart).
diagram kotak yang secara grafis menggambarkan sebuah
proses atau sistem. Manfaat:
· Untuk memahami proses
· Mengidentifikasi perbaikan yang mungkin dapat dilakukan
· Membantu pekerja untuk mengetahui, dimana posisi mereka di dalam proses
· Membangkitkan dukungan melalui partisipasi
4. Histogram
Histogram
merupakan alat yang menggambarkan penyebaran distribusi frekuensi, yaitu
pengaturan data berdasarkan magnitude, berupa grafik balok. Balok-balok yang
terdapat dalam histogram dihasilkan dari persamaan sturge yang memberikan
jumlah kelas-kelas data yang terdapat dalam grafik histogram setelah kita mendapatkan
perkiraan jumlah kelas, dapat diperoleh interval kelas dengan membagi range
data dengan jumlah kelas yang diperoleh.
Statistical
Process Control (SPC)
atau Pengendalian Proses Statistikal adalah seperangkat alat pemecahan masalah
yang baik, berguna dalam mencapai stabilitas proses dan memperbaiki kapabilitas
melalui pengurangan variabilitas.
Sumber : http://ampundeh.wordpress.com/2012/09/23/manajemen-kualitas-quality-management/
0 komentar:
Posting Komentar